Berburu Bebek di Bandung

Tulisan ini juga diposting di capcaibakar.blogspot.com
Saya suka makan bebek tapi belum pernah makan bebek Ali. Bebek Ali ini bebek yang paling terkenal di seantero Bandung, minimal di kampus saya deh. Konon katanya bebeknya paling lembut harganya juga murah cuma IDR 12 ribu. Anak-anak kampus paling doyan kol gorengnya. Sejak ada bebek Ali semua tempat makan yang menyediakan kol, seperti pecel lele atau ayam bakar, menyediakan menu kol goreng.
Lokasi Bebek Ali itu di depan RS Borromeus. Ramenya ampun-ampun, sehari saja bisa habis 400 potong bebek. Makanya saya ga pernah makan disitu. Lihat antriannya aja minder. Takut kalah sabar. Tapi kalau penasaran silahkan datang sebelum mereka buka, jam 5. Tanya nomor hape pemiliknya dan kalau mau datang lagi tinggal reservasi via sms.
Foto diambil dari sabrie-family.blogspot.com
Jadi kalau kangen bebek biasanya saya makan di Bebek Van Java. Bebeknya enak. Lengkap dengan kremes-kremes yang renyah. Saya suka makan bebek bakar (yang dada tentunya) ples nambah kremes.
Bebek Goreng dengan kremes
Yang istimewa itu sambalnya yang pedaaaaas banget. Ada dua pilihan sambal sih.. mau sambal manis atau pedas. Tapi yang manis juga pedas banget buat saya.
Bebek van java itu lokasinya ada dua, yang kecil di jalan dipati ukur no 5A sedangkan yang besar ada di jalan Lombok no 47 . Kalau tempat sih enakan yang di jalan lombok, tapi yang di jalan Dipati Ukur lebih dekat dari rumah. Bebek van java juga terima delivery service. Tapi tetap lebih enak makan di tempat sih.. bebeknya lebih gede dan bisa nambah sambal sesuka hati. Hahahaha.
Bebek Bakar BVJ
Oh ya, tumis kangkung nya juga enak.
tumis kangkung BVJ
Dulu pernah ngajak papa mama makan disini waktu saya wisuda dan mereka bilang enak. Harganya sih lumayan. Bebek mulai dari IDR 20 ribuan gitu. Kangkung IDR 7 ribu sepertinya. Lupa.
Foto-foto diambil dari halaman facebooknya BVJ
Salah satu tempat makan bebek lain yang saya sukai adalah Bebek Garang. Bebeknya sih lebih enak dan lebih besar di Bebek van Java tapi disini menunya lebih variatif. Di bebek van java selain bebek bakar dan goreng memang ada bebek rendang, tongseng bebek, dan bebek katsu, tapi ya masih seputaran bebek.
Di Bebek garang selain ada bebek juga ada ice krim dan banana split yang sangat penting untuk saya. Hahaha. Mereka juga menyediakan sosis , risol, batagor, omelet, dan banyak lagi. Sosis sih mau diapain juga enak kan tapi disini ukurannya lumayan besar. Risolnya sih ga recomended. Ga enak.
Risol di Bebek Garang
Es krim mau diapain juga enak kan ya..
Es Krim di Bebek Garang
Omelet nya belum pernah dicoba karena selalu kehabisan.
Kalau bebeknya sendiri mereka menyediakan Bebek Negro alias bebek bakar, yang manis. Bebek-bebeknya enak. Empuk dan ga bau. Bumbunya okeh. Sambalnya juga pedas.
Bebek Negro
Kalau suka pedas bisa coba bebek debus (dibalur sambal merah) atau bebek grinpis (dibalur sambal hijau)
Bebek Debus
Ada juga bebek kemon (disiram saum lemon) dan bebek 70-an (bebek bumbu kuning biasa) tapi belum pernah coba karena tiap kesana selalu habis.
Dulu saya suka beli yang paket karena mikirnya lebih murah. Paket ini isinya satu bebek pilihan kita, nasi, tahu, tempe, dan es jeruk. Ternyata harganya bukan harga paketan, tapi total harga bebek, nasi, tahu, tempe dan es jeruk yang selanjutnya dikurangi IDR 3 ribu. Bwahahahaha. Ga teliti baca keterangannya.
Paket Bebek
Terus kalau makan disini saat lagi rame-ramenya pelayanannya suka bikin gemes. Pesanannya ga datang semua, harus berkali-kali diingatkan kalau ada pesanan yang belum datang. Nasinya udah habis, sayurannya baru datang. Snack datangnya belakangan malahan es krimnya yang datang duluan.
Saya pernah pesan paket bebek buat dibawa pulang yang ternyata isinya cuma bebek dan es jeruk. Mana nasinya? Mana tahu tempe nya? Arghhhh.
Kata manajernya sih karena pegawainya masih on training. Cuma agak-agak kapok jadinya.
Harga Bebek Garang beda-beda tipis dengan Bebek van Java, sekitar IDR 25 ribu.
foto-foto hasil jepretan penulis
Jadi apa bebek pilihanmu?

5 thoughts on “Berburu Bebek di Bandung

  1. secara tidak sengaja aku makan bebek di daerah kiaracondong rasanya wuiiih beda banget hrganya murah hanya 18 ribu per porsi tapi sayang sambalnya kurang pedas trus tempatnya juga masih berantakan dan agak remang2 karna hanya pakai satu lampu.
    posisinya tepat depan Puskesmas Kiaracondong ujung jalan layang

Leave a Reply to dHaNy Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>